ok2

Ditulis oleh Melza Diana, S.E., M.M. on . Dilihat: 174

URGENSITAS PENDEKATAN PSIKOLOGI DALAM
PELAKSANAAN MEDIASI DI PENGADILAN


 

M. NATSIR ASNAWI
Pengadilan Agama Banjarbaru
Jl. Trikora Nomor 4, Guntungmanggis, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalsel
Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


 

ABSTRAK


Mediasi di Pengadilan sejauh yang dipahami cenderung dilaksanakan dengan tidak memperhatikan aspek-aspek psikologis para pihak. Aspek psikologis sering dilupakan atau diabaikan oleh sebagian hakim mediator, sehingga proses mediasi yang dijalani lebih sebagai formalitas belaka. Implikasinya, selain persentase keberhasilan mediasi yang rendah, para pihak cenderung gagal mengenali akar permasalahan dalam persengketaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penerapan pendekatan psikologis dalam pelaksanaan mediasi dan implikasinya terhadap hasil mediasi serta pemahaman para pihak mengenai akar masalah dalam persengketaannya mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dalam pelaksanaan mediasi, seorang mediator menerapkan pendekatan psikologi maka kecenderungan suatu mediasi berhasil akan lebih besar. Apabila mediasi tidak berhasil mendamaikan para pihak, setidaknya para pihak dapat lebih memahami akar permasalahan dalam perselisihan mereka sehingga memunculkan cara berpikir baru di antara para pihak yang lebih konstruktif

Kata kunci: mediasi, pengadilan, psikologi, perspektif

Selengkapnya KLIK DISINI

Motto

MOTO PAGDT edit