ok2

Ditulis oleh Admin on . Dilihat: 134

KASASI 

Prosedur Pengajuan Perkara  Kasasi adalah sebagai berikut :

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon Kasasi :

1. Permohonan Kasasi harus disampaiakn secara tertulis atau lisan kepada Pengadilan
    Agama/Mahkamah Syari'ah yang memutus perkara dalam tenggang waktu 14 (empat belas)
    hari sesudah penetapan/putusan Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syari'ah Provinsi
   
diberitahukan kepada Pemohon (pasal 46 ayat (1) UU No. 14 Th. 1985 yang telah diubah
   
dengan UU No. 5 Th. 2004);

2. Membayar biaya perkara kasasi (pasal 46 ayat (3) UU No. 14 Th. 1985 yang telah diubah
   
dengan UU No. 5 Th. 2004);

3. PaniteraPengadilan Tingkat Pertama memberitahukan secara tertulis kepada pihak lawan,
   selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah permohonan kasasi terdaftar;

4. Pemohon kasasi wajib menyampaikan memori kasasi dalam tenggang waktu 14 (empat belas)
   
hari setelah permohonan didaftar (pasal 47 ayat (1) UU No. 14 Th. 1985 yang telah diubah dengan
    UU No. 5 Th. 2004);

5. Panitera Pengadilan Tingkat Pertama memberitahukan dan menyampaikan salinan memori
   
kasasi kepada pihak lawan dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak
    diterimanya memori kasasi (pasal 48 UU No, 14 Th. 1985 yang telah diubah dengan UU
    No. 5 th. 2004);

6. Pihak lawan dapat mengajukan surat jawaban terhadap memori kasasi kepada Mahkamah Agung
    selambat-lambatnya dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal diterimanya salinan
    memori kasasi (pasal 47 ayat (3) UU No. 14 Th. 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5
   
Th. 2004);

7. Panitera Pengadilan Tingkat Pertama mengirimkan berkas kasasi kepada Mahkamah Agung
    selambat-lambatnya dalam tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya memori kasasi
   
dan jawaban memori kasasi (pasal 48 UU No. 14 Th. 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5
   
Th. 1985);

8. Panitera Mahkamah Agung mengirimkan salinan putusan kepada Pengadilan Agama/Mahkamah
    Syari'ah untuk selanjutnya disampaikan kepada para pihak;

9. Setelah putusan disampaikan kepada para pihak maka Panitera :
     a. Untuk perkara cerai talak :

         1) Memberitahukan tentang Penetapan Hari Sidang penyaksian ikrar talak dengan memanggil
             kedua belah pihak;

         2) Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari;

   b. Untuk perkara cerai gugat :
       1) Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7
           (tujuh) hari.


Proses Penyelesaian Perkara :

1. Permohonan kasasi diteliti kelengkapan berkasnya oleh Mahkamah Agung, kemudian dicatat
   
dan diberi nomor register perkara kasasi;

2. Mahkamah Agung memberitahukan kepada Pemohon dan Termohon kasasi bahwa perkaranya
    telah diregistrasi;

3. Ketua Mahkamah Agung menetapkan tim dan selanjutnya ketua tim menetapkan Majelis Hakim
    A
gung yang akan memeriksa perkara kasasi;

4. Penyerahan berkas perkara oleh asisten koordinator (Askor) kepada Panitera Pengaanti yang
    menangani perkara tersebut;

5. Panitera Pengganti mendistribusikan berkas perkara ke Majelis Hakim Agung masing-masing
   
(pembaca 1, 2 dan pembaca 3) untuk diberi pendapat;

6. Majelis Hakim Agung memutus perkara;

7. Mahkamah Agung mengirimkan salinan putusan kepada para pihak melalui Pengadilan Tingkat
   
Pertama yang menerima permohonan kasasi.


Motto

MOTO PAGDT edit